Sejak kurang lebih dua dekade yang lalu, para peneliti bidang kajian kemagnetan bahan dan fenomena magnetism serta yang terkait dengan gejala kemagnetan di Indonesia, telah melakukan riset dan mengkomunikasikan hasil riset dalam suatu forum nasional.   Dalam perkembangannya, selain atmosfer akademik, para peneliti dihadapkan paling tidak pada tiga problem dasar yaitu independensi, regenerasi dan keteladaan (leadership).

Didorong oleh rasa tanggung jawab keilmuan, maka telah dibentuk organisasi Asosiasi Magnetik Indonesia (AsMI) sebagai wadah musyawarah, komunikasi dan alat pengabdian dalam rangka memanfaatkan, mendayagunakan dan mendayahasilkan sains dan teknologi kemagnetan bagi kepentingan bangsa dan Negara Indonesia.
Visi yang hendak dicapai oleh organisasi baru ini adalah terbentuknya atmosfer akademik yang kondusif bagi riset kemagnetan di Indonesia.

Sedangkan Misi AsMI adalah (i) membangun jejaring riset dan akademik di bidang kemagnetan yang direpresentasikan oleh peneliti-peneliti di Indonesia, (ii) memberikan sumbangan konstruktif terhadap permasalahan yang terkait kemagnetan dan aplikasinya.